Ar-Rad (Surah 13), Ayat 16
Hebat! Ditemukan 36 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 12Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-16 s.d. 17Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-17 s.d. 18Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-23 s.d. 24Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-26 s.d. 27Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 33Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 48Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-74 s.d. 79Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-79 s.d. 83Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-88 s.d. 90Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 101Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 127Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 144Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 157Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-175 s.d. 176Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 190Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 221Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-221 s.d. 222Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-229 s.d. 230Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-235 s.d. 236Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-236 s.d. 237Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 240Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-256 s.d. 258Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-273 s.d. 275Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 287Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-298 s.d. 299Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-306 s.d. 307Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-312 s.d. 313Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-338 s.d. 339Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-365 s.d. 369Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-374 s.d. 375Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-379 s.d. 380Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-385 s.d. 386Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-393 s.d. 394