Ibrahim (Surah 14), Ayat 22
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-8 s.d. 9Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-9 s.d. 10Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-17 s.d. 18Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-23 s.d. 26Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 50Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 78Idgham Mutajanisain
Peleburan dua huruf yang makhrajnya sama, tetapi sifatnya berbeda.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 93Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-143 s.d. 148Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-148 s.d. 152Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-156 s.d. 157Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 167Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 174Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 188Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-194 s.d. 196Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 232Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 234Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 240Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-244 s.d. 249Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 251Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-278 s.d. 280Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 286Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 290Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-304 s.d. 307Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-322 s.d. 324Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-343 s.d. 347Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-347 s.d. 349Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-354 s.d. 357Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 359Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-359 s.d. 360Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 364Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 392