TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 102

Hebat! Ditemukan 48 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَٱتَّبَعُوا۟ مَا تَتْلُوا۟ ٱلشَّيَـٰطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَـٰنَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَـٰنُ وَلَـٰكِنَّ ٱلشَّيَـٰطِينَ كَفَرُوا۟ يُعَلِّمُونَ ٱلنَّاسَ ٱلسِّحْرَ وَمَآ أُنزِلَ عَلَى ٱلْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَـٰرُوتَ وَمَـٰرُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَآ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِۦ بَيْنَ ٱلْمَرْءِ وَزَوْجِهِۦ ۚ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِۦ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا۟ لَمَنِ ٱشْتَرَىٰهُ مَا لَهُۥ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ مِنْ خَلَـٰقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا۟ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3
#2

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-11 s.d. 13
#3

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-25 s.d. 27
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-28 s.d. 29
#5

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30
#6

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36
#7

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65
#8

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-89 s.d. 90
#9

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-97 s.d. 98
#10

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-100 s.d. 103
#11

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-104 s.d. 105
#12

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106
#13

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-111 s.d. 112
#14

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-125 s.d. 127
#15

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-141 s.d. 142
#16

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-142 s.d. 143
#17

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-143 s.d. 146
#18

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151
#19

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-151 s.d. 152
#20

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-164 s.d. 166
#21

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-169 s.d. 172
#22

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-181 s.d. 182
#23

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208
#24

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-218 s.d. 219
#25

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-271 s.d. 273
#26

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-276 s.d. 279
#27

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-297 s.d. 301
#28

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363
#29

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372
#30

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-391 s.d. 392
#31

Ikhfa Syafawi

Mim sukun bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-401 s.d. 405
#32

Mad Lazim

Mad yang dibaca enam harakat.

Posisi Karakter: ke-407 s.d. 409
#33

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-420 s.d. 421
#34

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-450 s.d. 451
#35

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-499 s.d. 502
#36

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-515 s.d. 517
#37

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-525 s.d. 527
#38

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-535 s.d. 536
#39

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-543 s.d. 544
#40

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-555 s.d. 556
#41

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562
#42

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-583 s.d. 584
#43

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-585 s.d. 589
#44

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-608 s.d. 610
#45

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-615 s.d. 617
#46

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-620 s.d. 623
#47

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-641 s.d. 643
#48

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-652 s.d. 653