Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 102
Hebat! Ditemukan 48 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 13Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-25 s.d. 27Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-28 s.d. 29Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-89 s.d. 90Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 98Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-100 s.d. 103Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-104 s.d. 105Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-111 s.d. 112Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-125 s.d. 127Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 142Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-142 s.d. 143Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-143 s.d. 146Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-151 s.d. 152Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-164 s.d. 166Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-169 s.d. 172Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 182Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-218 s.d. 219Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-271 s.d. 273Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-276 s.d. 279Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-297 s.d. 301Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 392Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-401 s.d. 405Mad Lazim
Mad yang dibaca enam harakat.
Posisi Karakter: ke-407 s.d. 409Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-420 s.d. 421Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-450 s.d. 451Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-499 s.d. 502Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-515 s.d. 517Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-525 s.d. 527Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-535 s.d. 536Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-543 s.d. 544Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-555 s.d. 556Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-583 s.d. 584Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-585 s.d. 589Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-608 s.d. 610Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-615 s.d. 617Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-620 s.d. 623Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-641 s.d. 643Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-652 s.d. 653