Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 187
Hebat! Ditemukan 54 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-25 s.d. 26Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-36 s.d. 37Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-56 s.d. 58Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 70Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 82Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-91 s.d. 94Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-103 s.d. 108Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-110 s.d. 113Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-121 s.d. 122Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-131 s.d. 134Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 144Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 165Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-201 s.d. 204Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-209 s.d. 210Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-215 s.d. 216Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-221 s.d. 222Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-229 s.d. 232Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-235 s.d. 236Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-236 s.d. 238Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 245Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-257 s.d. 258Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-279 s.d. 281Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-284 s.d. 285Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-292 s.d. 294Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-322 s.d. 323Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-332 s.d. 333Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 339Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 350Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-359 s.d. 360Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-376 s.d. 377Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-381 s.d. 383Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 391Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-396 s.d. 399Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-400 s.d. 402Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-403 s.d. 404Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-404 s.d. 405Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-420 s.d. 421Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-439 s.d. 440Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-447 s.d. 450Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-455 s.d. 458Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-463 s.d. 464Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-476 s.d. 477Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-483 s.d. 484Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-504 s.d. 505Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-520 s.d. 522Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-535 s.d. 536Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-551 s.d. 552Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-564 s.d. 565Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-569 s.d. 570Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-573 s.d. 574Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-574 s.d. 577Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-600 s.d. 601