Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 196
Hebat! Ditemukan 55 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-6 s.d. 9Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-10 s.d. 12Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 71Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-87 s.d. 88Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 94Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-112 s.d. 114Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-137 s.d. 139Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-144 s.d. 145Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-149 s.d. 151Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-169 s.d. 173Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 182Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-182 s.d. 187Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-203 s.d. 205Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-209 s.d. 215Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-215 s.d. 220Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 227Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 234Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 242Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 246Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-276 s.d. 280Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-284 s.d. 286Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-291 s.d. 294Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-301 s.d. 305Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-315 s.d. 316Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-365 s.d. 366Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-370 s.d. 372Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-379 s.d. 384Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 393Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-408 s.d. 409Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-421 s.d. 425Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-427 s.d. 428Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-440 s.d. 442Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-478 s.d. 482Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-488 s.d. 492Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-492 s.d. 493Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-502 s.d. 507Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-525 s.d. 526Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-536 s.d. 537Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-548 s.d. 549Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-568 s.d. 570Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-571 s.d. 572Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-581 s.d. 582Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-588 s.d. 590Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-590 s.d. 592Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-595 s.d. 598Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-599 s.d. 600Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-615 s.d. 616Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-622 s.d. 623Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-623 s.d. 624