TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 196

Hebat! Ditemukan 55 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۖ وَلَا تَحْلِقُوا۟ رُءُوسَكُمْ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْهَدْىُ مَحِلَّهُۥ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِۦٓ أَذًى مِّن رَّأْسِهِۦ فَفِدْيَةٌ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ ۚ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِٱلْعُمْرَةِ إِلَى ٱلْحَجِّ فَمَا ٱسْتَيْسَرَ مِنَ ٱلْهَدْىِ ۚ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَـٰثَةِ أَيَّامٍ فِى ٱلْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ ۗ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمْ يَكُنْ أَهْلُهُۥ حَاضِرِى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-6 s.d. 9
#2

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-10 s.d. 12
#3

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25
#5

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-70 s.d. 71
#6

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-87 s.d. 88
#7

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-92 s.d. 94
#8

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-112 s.d. 114
#9

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-137 s.d. 139
#10

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-144 s.d. 145
#11

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-149 s.d. 151
#12

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164
#13

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-169 s.d. 173
#14

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-179 s.d. 182
#15

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-182 s.d. 187
#16

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-203 s.d. 205
#17

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-209 s.d. 215
#18

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-215 s.d. 220
#19

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-226 s.d. 227
#20

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-232 s.d. 234
#21

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-237 s.d. 242
#22

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-242 s.d. 246
#23

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-276 s.d. 280
#24

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-284 s.d. 286
#25

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-291 s.d. 294
#26

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-301 s.d. 305
#27

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-315 s.d. 316
#28

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334
#29

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349
#30

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-365 s.d. 366
#31

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-370 s.d. 372
#32

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-379 s.d. 384
#33

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-391 s.d. 393
#34

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-408 s.d. 409
#35

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-421 s.d. 425
#36

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-427 s.d. 428
#37

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-440 s.d. 442
#38

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-478 s.d. 482
#39

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-488 s.d. 492
#40

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-492 s.d. 493
#41

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-502 s.d. 507
#42

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-525 s.d. 526
#43

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-536 s.d. 537
#44

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-548 s.d. 549
#45

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562
#46

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-568 s.d. 570
#47

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-571 s.d. 572
#48

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-581 s.d. 582
#49

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-588 s.d. 590
#50

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-590 s.d. 592
#51

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-595 s.d. 598
#52

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-599 s.d. 600
#53

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-615 s.d. 616
#54

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-622 s.d. 623
#55

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-623 s.d. 624