TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 235

Hebat! Ditemukan 44 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِۦ مِنْ خِطْبَةِ ٱلنِّسَآءِ أَوْ أَكْنَنتُمْ فِىٓ أَنفُسِكُمْ ۚ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَـٰكِن لَّا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّآ أَن تَقُولُوا۟ قَوْلًا مَّعْرُوفًا ۚ وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَـٰبُ أَجَلَهُۥ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ فَٱحْذَرُوهُ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Ikhfa Syafawi

Mim sukun bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-41 s.d. 45
#2

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-47 s.d. 48
#3

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-56 s.d. 58
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-63 s.d. 64
#5

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65
#6

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-65 s.d. 68
#7

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-70 s.d. 72
#8

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-86 s.d. 89
#9

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-94 s.d. 96
#10

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-99 s.d. 102
#11

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-116 s.d. 117
#12

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-126 s.d. 129
#13

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-149 s.d. 152
#14

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-157 s.d. 158
#15

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-160 s.d. 165
#16

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-179 s.d. 182
#17

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-195 s.d. 197
#18

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-200 s.d. 204
#19

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-210 s.d. 212
#20

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-218 s.d. 224
#21

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-230 s.d. 235
#22

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-248 s.d. 250
#23

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-253 s.d. 255
#24

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-260 s.d. 261
#25

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-261 s.d. 262
#26

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-262 s.d. 265
#27

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-281 s.d. 283
#28

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-288 s.d. 289
#29

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-295 s.d. 296
#30

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-307 s.d. 308
#31

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-311 s.d. 312
#32

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-318 s.d. 320
#33

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-320 s.d. 322
#34

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-325 s.d. 328
#35

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330
#36

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-352 s.d. 354
#37

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-357 s.d. 360
#38

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-369 s.d. 370
#39

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-382 s.d. 383
#40

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-389 s.d. 391
#41

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-391 s.d. 393
#42

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-396 s.d. 399
#43

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-400 s.d. 401
#44

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-420 s.d. 421