Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 246
Hebat! Ditemukan 37 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-18 s.d. 19Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 34Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-37 s.d. 39Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 48Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 60Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 74Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 88Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 102Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-107 s.d. 108Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-108 s.d. 110Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-126 s.d. 132Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-134 s.d. 135Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 153Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-184 s.d. 188Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-204 s.d. 205Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 227Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 234Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-241 s.d. 243Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-254 s.d. 256Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-268 s.d. 269Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 287Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-298 s.d. 300Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-307 s.d. 309Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-315 s.d. 319Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-321 s.d. 322Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-332 s.d. 334Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-336 s.d. 338Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 351Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 393Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-407 s.d. 413Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-422 s.d. 423Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-436 s.d. 440Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-441 s.d. 442Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-442 s.d. 443Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-446 s.d. 447Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-451 s.d. 452