TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 249

Hebat! Ditemukan 46 warna hukum tajwid pada ayat ini.

فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِٱلْجُنُودِ قَالَ إِنَّ ٱللَّهَ مُبْتَلِيكُم بِنَهَرٍ فَمَن شَرِبَ مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّى وَمَن لَّمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُۥ مِنِّىٓ إِلَّا مَنِ ٱغْتَرَفَ غُرْفَةًۢ بِيَدِهِۦ ۚ فَشَرِبُوا۟ مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِّنْهُمْ ۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُۥ هُوَ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ قَالُوا۟ لَا طَاقَةَ لَنَا ٱلْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِۦ ۚ قَالَ ٱلَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلَـٰقُوا۟ ٱللَّهِ كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةًۢ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِينَ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-4 s.d. 7
#2

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-27 s.d. 28
#3

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-46 s.d. 49
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-50 s.d. 51
#5

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-60 s.d. 62
#6

Ikhfa Syafawi

Mim sukun bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-69 s.d. 73
#7

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-78 s.d. 82
#8

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-84 s.d. 88
#9

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-111 s.d. 114
#10

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-120 s.d. 125
#11

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-130 s.d. 132
#12

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-143 s.d. 146
#13

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-148 s.d. 149
#14

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-152 s.d. 155
#15

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-155 s.d. 157
#16

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171
#17

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-187 s.d. 191
#18

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-198 s.d. 199
#19

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-209 s.d. 211
#20

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-232 s.d. 238
#21

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-249 s.d. 252
#22

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-263 s.d. 264
#23

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-272 s.d. 273
#24

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-290 s.d. 292
#25

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-299 s.d. 300
#26

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-307 s.d. 309
#27

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-328 s.d. 329
#28

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-360 s.d. 361
#29

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-368 s.d. 369
#30

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-382 s.d. 385
#31

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-391 s.d. 394
#32

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-396 s.d. 401
#33

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-403 s.d. 404
#34

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-407 s.d. 409
#35

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411
#36

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-420 s.d. 425
#37

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-425 s.d. 429
#38

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-432 s.d. 436
#39

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-458 s.d. 462
#40

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-468 s.d. 472
#41

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-480 s.d. 481
#42

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-490 s.d. 491
#43

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-503 s.d. 504
#44

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-504 s.d. 505
#45

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-508 s.d. 509
#46

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-513 s.d. 514