Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 249
Hebat! Ditemukan 46 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-4 s.d. 7Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-27 s.d. 28Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 49Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 51Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-60 s.d. 62Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-69 s.d. 73Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-78 s.d. 82Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 88Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-111 s.d. 114Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-120 s.d. 125Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 132Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-143 s.d. 146Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-148 s.d. 149Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 155Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-155 s.d. 157Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 191Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 199Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-209 s.d. 211Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 238Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 252Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-263 s.d. 264Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-272 s.d. 273Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-290 s.d. 292Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-299 s.d. 300Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-307 s.d. 309Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-328 s.d. 329Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-360 s.d. 361Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-368 s.d. 369Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-382 s.d. 385Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 394Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-396 s.d. 401Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-403 s.d. 404Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-407 s.d. 409Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-420 s.d. 425Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-425 s.d. 429Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-432 s.d. 436Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-458 s.d. 462Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-468 s.d. 472Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-480 s.d. 481Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-490 s.d. 491Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-503 s.d. 504Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-504 s.d. 505Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-508 s.d. 509Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-513 s.d. 514