Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 264
Hebat! Ditemukan 35 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-40 s.d. 42Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 49Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-56 s.d. 57Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 65Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-65 s.d. 66Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 73Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-76 s.d. 77Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-88 s.d. 89Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-98 s.d. 101Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-111 s.d. 112Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 119Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-122 s.d. 123Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 124Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 127Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-148 s.d. 149Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-158 s.d. 159Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-168 s.d. 169Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 190Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-225 s.d. 229Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-238 s.d. 239Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-246 s.d. 250Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 259Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-265 s.d. 271Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-275 s.d. 277Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-297 s.d. 302Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-302 s.d. 305Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-314 s.d. 316Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-319 s.d. 320Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-339 s.d. 340Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 350Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-354 s.d. 355Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-359 s.d. 360