Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 282
Hebat! Ditemukan 85 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 32Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 34Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 51Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-51 s.d. 55Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 69Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-75 s.d. 80Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 85Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 89Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-89 s.d. 90Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 134Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-135 s.d. 136Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-140 s.d. 142Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-168 s.d. 172Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-195 s.d. 196Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-213 s.d. 215Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-229 s.d. 230Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-246 s.d. 247Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 268Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-282 s.d. 283Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-292 s.d. 294Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-312 s.d. 317Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-319 s.d. 323Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-327 s.d. 328Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-344 s.d. 345Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-399 s.d. 403Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-436 s.d. 437Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-440 s.d. 441Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-445 s.d. 447Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-452 s.d. 453Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-464 s.d. 466Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-481 s.d. 486Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-500 s.d. 505Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-535 s.d. 539Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-539 s.d. 540Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-554 s.d. 557Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-557 s.d. 561Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-575 s.d. 576Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-576 s.d. 577Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-584 s.d. 586Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-591 s.d. 595Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-608 s.d. 609Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-634 s.d. 635Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-641 s.d. 642Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-666 s.d. 667Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-667 s.d. 668Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-675 s.d. 677Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-695 s.d. 697Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-713 s.d. 715Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-715 s.d. 717Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-720 s.d. 724Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-761 s.d. 764Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-773 s.d. 774Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-777 s.d. 778Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-787 s.d. 789Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-796 s.d. 799Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-800 s.d. 801Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-812 s.d. 814Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-821 s.d. 822Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-827 s.d. 828Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-837 s.d. 839Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-841 s.d. 844Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-861 s.d. 863Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-863 s.d. 865Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-871 s.d. 873Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-876 s.d. 880Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-890 s.d. 891Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-904 s.d. 908Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-989 s.d. 991Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-991 s.d. 993Mad Lazim
Mad yang dibaca enam harakat.
Posisi Karakter: ke-1024 s.d. 1026Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-1036 s.d. 1040Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-1050 s.d. 1054Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-1056 s.d. 1060Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-1067 s.d. 1069Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-1074 s.d. 1077Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-1079 s.d. 1080Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-1087 s.d. 1091Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-1099 s.d. 1100Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-1106 s.d. 1108Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-1109 s.d. 1110Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-1133 s.d. 1134Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-1143 s.d. 1144Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-1170 s.d. 1171