Al-Baqarah (Surah 2), Ayat 83
Hebat! Ditemukan 32 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-22 s.d. 23Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 32Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-39 s.d. 41Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 71Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 83Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-87 s.d. 88Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 110Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 115Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-128 s.d. 129Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-135 s.d. 136Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-143 s.d. 144Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 167Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-171 s.d. 174Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-183 s.d. 188Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-196 s.d. 198Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-199 s.d. 200Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-200 s.d. 201Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-206 s.d. 207Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-219 s.d. 221Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-222 s.d. 223Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-223 s.d. 224Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-229 s.d. 230Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 231Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-236 s.d. 239Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 273Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-273 s.d. 276Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 286Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 291Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-297 s.d. 298