🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨
Al-Anbiya (Surah 21), Ayat 76
Hebat! Ditemukan 10 warna hukum tajwid pada ayat ini.
وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ فَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ
🎧
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
Ghunnah (Dengung)
Idgham (Lebur)
Ikhfa (Samar)
Iqlab (Ganti)
Mad (Panjang)
Qalqalah (Pantul)
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
#1
Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 28
#2
Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-28 s.d. 30
#3
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36
#4
Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-42 s.d. 44
#5
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53
#6
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-65 s.d. 66
#7
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-79 s.d. 80
#8
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 87
#9
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-96 s.d. 97
#10
Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-103 s.d. 104