Al-Anbiya (Surah 21), Ayat 97
Hebat! Ditemukan 17 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-3 s.d. 5Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-12 s.d. 13Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-22 s.d. 23Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 47Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-56 s.d. 58Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-60 s.d. 61Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-81 s.d. 83Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 87Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 101Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-104 s.d. 107Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-120 s.d. 125Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 131Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-142 s.d. 145Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-149 s.d. 150Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-154 s.d. 155