An-Nur (Surah 24), Ayat 35
Hebat! Ditemukan 36 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-14 s.d. 15Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-15 s.d. 16Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 31Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-54 s.d. 55Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 65Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-65 s.d. 66Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 71Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 87Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 114Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 115Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 133Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-144 s.d. 148Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-153 s.d. 157Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 169Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-174 s.d. 179Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 182Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 191Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-199 s.d. 204Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-216 s.d. 220Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-234 s.d. 238Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 260Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-290 s.d. 295Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 314Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-320 s.d. 321Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 338Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-341 s.d. 345Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-347 s.d. 349Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 364Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-380 s.d. 381Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-386 s.d. 387Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-387 s.d. 390Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-396 s.d. 397Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-423 s.d. 424