An-Nur (Surah 24), Ayat 55
Hebat! Ditemukan 30 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 8Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-15 s.d. 16Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-33 s.d. 35Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-38 s.d. 41Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-53 s.d. 55Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-56 s.d. 57Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 58Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 62Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 67Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 87Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-96 s.d. 97Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-112 s.d. 113Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 125Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-136 s.d. 140Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-140 s.d. 142Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 165Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-183 s.d. 184Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-191 s.d. 192Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-221 s.d. 224Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 231Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 235Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-257 s.d. 262Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-301 s.d. 306Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-308 s.d. 312Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 327Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-336 s.d. 338Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-340 s.d. 342Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-352 s.d. 353Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-357 s.d. 358Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363