An-Nur (Surah 24), Ayat 62
Hebat! Ditemukan 28 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 5Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-9 s.d. 10Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-42 s.d. 44Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 48Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 67Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 84Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-91 s.d. 92Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 100Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 110Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 119Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-131 s.d. 133Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-161 s.d. 164Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 166Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-196 s.d. 198Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-200 s.d. 202Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-231 s.d. 232Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-250 s.d. 251Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-260 s.d. 261Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-302 s.d. 307Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-309 s.d. 313Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 361Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-376 s.d. 381Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-383 s.d. 384