🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨
Al-Ankabut (Surah 29), Ayat 19
Hebat! Ditemukan 10 warna hukum tajwid pada ayat ini.
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ كَيْفَ يُبْدِئُ ٱللَّهُ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥٓ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ
🎧
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
Ghunnah (Dengung)
Idgham (Lebur)
Ikhfa (Samar)
Iqlab (Ganti)
Mad (Panjang)
Qalqalah (Pantul)
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
#1
Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-15 s.d. 17
#2
Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-27 s.d. 29
#3
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-34 s.d. 35
#4
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-42 s.d. 43
#5
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-54 s.d. 57
#6
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 69
#7
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-72 s.d. 75
#8
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-78 s.d. 79
#9
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-90 s.d. 91
#10
Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-102 s.d. 103