Ali Imran (Surah 3), Ayat 103
Hebat! Ditemukan 28 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-12 s.d. 14Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-19 s.d. 21Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 25Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-38 s.d. 43Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 59Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 72Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 83Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-108 s.d. 111Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-120 s.d. 122Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 127Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-166 s.d. 170Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-180 s.d. 182Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 190Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-191 s.d. 196Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 201Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-224 s.d. 229Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 233Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-233 s.d. 234Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-234 s.d. 237Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-245 s.d. 248Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-252 s.d. 257Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 268Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 284Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-303 s.d. 304Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-308 s.d. 309Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-330 s.d. 331