Ali Imran (Surah 3), Ayat 195
Hebat! Ditemukan 41 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 35Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-39 s.d. 41Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-59 s.d. 60Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-63 s.d. 68Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-68 s.d. 71Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 76Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-76 s.d. 80Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 95Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 111Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-112 s.d. 115Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 123Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 124Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 143Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-155 s.d. 157Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-160 s.d. 164Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-166 s.d. 167Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-182 s.d. 184Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-202 s.d. 203Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-208 s.d. 210Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 222Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-234 s.d. 237Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-269 s.d. 271Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-275 s.d. 278Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 288Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-288 s.d. 289Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-290 s.d. 294Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-294 s.d. 296Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-302 s.d. 306Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-314 s.d. 315Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-323 s.d. 324Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 339Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-344 s.d. 347Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 359Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-368 s.d. 371Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-373 s.d. 374Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-382 s.d. 383Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-383 s.d. 384Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-389 s.d. 390Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-390 s.d. 391