Ali Imran (Surah 3), Ayat 49
Hebat! Ditemukan 31 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-22 s.d. 24Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 44Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 50Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-59 s.d. 63Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 75Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-75 s.d. 80Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-90 s.d. 93Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-93 s.d. 95Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-109 s.d. 114Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 118Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-118 s.d. 119Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-138 s.d. 139Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 140Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 155Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 184Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-192 s.d. 193Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-204 s.d. 206Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-211 s.d. 212Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-225 s.d. 226Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 232Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-246 s.d. 247Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 268Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-288 s.d. 292Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-345 s.d. 348Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-355 s.d. 356Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-369 s.d. 374Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-381 s.d. 385Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-385 s.d. 388Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 393Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-399 s.d. 400