An-Nisa (Surah 4), Ayat 127
Hebat! Ditemukan 32 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-22 s.d. 23Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-23 s.d. 24Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 27Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 31Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-39 s.d. 40Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 67Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-98 s.d. 99Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 118Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-122 s.d. 123Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 124Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 127Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-129 s.d. 131Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-134 s.d. 135Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-138 s.d. 139Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-158 s.d. 161Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-177 s.d. 180Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-197 s.d. 201Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-201 s.d. 204Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-209 s.d. 212Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-215 s.d. 216Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-239 s.d. 240Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-248 s.d. 249Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-256 s.d. 260Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-266 s.d. 268Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-277 s.d. 278Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 286Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 312Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-323 s.d. 327Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 332Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-351 s.d. 352