An-Nisa (Surah 4), Ayat 153
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-19 s.d. 20Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-26 s.d. 27Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 36Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-59 s.d. 60Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 67Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 71Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 72Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 79Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 88Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-96 s.d. 98Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-104 s.d. 107Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 123Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 124Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-136 s.d. 138Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-138 s.d. 140Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-149 s.d. 150Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-164 s.d. 168Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 182Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-182 s.d. 183Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-186 s.d. 187Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-209 s.d. 212Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-213 s.d. 214Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-222 s.d. 224Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-225 s.d. 226Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 232Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-238 s.d. 241Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-253 s.d. 255Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-264 s.d. 265Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-274 s.d. 275Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-292 s.d. 296Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-296 s.d. 297Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-331 s.d. 337