An-Nisa (Surah 4), Ayat 171
Hebat! Ditemukan 44 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 12Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-18 s.d. 19Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-33 s.d. 35Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-64 s.d. 66Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-73 s.d. 74Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-88 s.d. 89Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 102Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 107Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 125Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-125 s.d. 127Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-147 s.d. 148Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-167 s.d. 169Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-177 s.d. 178Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-180 s.d. 182Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-205 s.d. 210Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 228Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-231 s.d. 232Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 250Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-265 s.d. 267Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-272 s.d. 273Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-278 s.d. 279Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-279 s.d. 282Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 287Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-293 s.d. 299Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-306 s.d. 309Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-313 s.d. 314Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-325 s.d. 326Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-327 s.d. 331Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-331 s.d. 332Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-335 s.d. 339Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-339 s.d. 341Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-343 s.d. 344Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 350Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-353 s.d. 357Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-367 s.d. 368Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-374 s.d. 379Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-381 s.d. 382Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-391 s.d. 392Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-392 s.d. 393Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-398 s.d. 399Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-401 s.d. 402Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-415 s.d. 416Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-436 s.d. 437