An-Nisa (Surah 4), Ayat 176
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-45 s.d. 46Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-63 s.d. 64Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 72Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-91 s.d. 92Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-98 s.d. 102Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 108Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 118Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-157 s.d. 159Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 167Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-174 s.d. 179Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-188 s.d. 192Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-194 s.d. 198Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-205 s.d. 206Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 228Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-228 s.d. 229Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 262Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-265 s.d. 267Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 269Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-277 s.d. 282Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 291Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-295 s.d. 297Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-298 s.d. 302Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-304 s.d. 305Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 327Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-331 s.d. 334Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-351 s.d. 352Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-368 s.d. 372Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-378 s.d. 380Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-383 s.d. 384Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411