TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 176

Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.

يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ ٱللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِى ٱلْكَلَـٰلَةِ ۚ إِنِ ٱمْرُؤٌا۟ هَلَكَ لَيْسَ لَهُۥ وَلَدٌ وَلَهُۥٓ أُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ ۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ إِن لَّمْ يَكُن لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَتَا ٱثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا ٱلثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَ ۚ وَإِن كَانُوٓا۟ إِخْوَةً رِّجَالًا وَنِسَآءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۗ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ أَن تَضِلُّوا۟ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)
🎉 Hore, Ini Ayat Terakhir Surah Ini!

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22
#2

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-45 s.d. 46
#3

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-63 s.d. 64
#5

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-70 s.d. 72
#6

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-91 s.d. 92
#7

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 102
#8

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-106 s.d. 108
#9

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-114 s.d. 118
#10

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-157 s.d. 159
#11

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-162 s.d. 167
#12

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-174 s.d. 179
#13

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-188 s.d. 192
#14

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-194 s.d. 198
#15

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-205 s.d. 206
#16

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-227 s.d. 228
#17

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-228 s.d. 229
#18

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245
#19

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-258 s.d. 262
#20

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-265 s.d. 267
#21

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-267 s.d. 269
#22

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-277 s.d. 282
#23

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-286 s.d. 291
#24

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-295 s.d. 297
#25

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-298 s.d. 302
#26

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-304 s.d. 305
#27

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-326 s.d. 327
#28

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-331 s.d. 334
#29

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-351 s.d. 352
#30

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-368 s.d. 372
#31

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-378 s.d. 380
#32

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-383 s.d. 384
#33

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411