TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 19

Hebat! Ditemukan 30 warna hukum tajwid pada ayat ini.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَن تَرِثُوا۟ ٱلنِّسَآءَ كَرْهًا ۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا۟ بِبَعْضِ مَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفَـٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَيَجْعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4
#2

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14
#3

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33
#4

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-55 s.d. 59
#5

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-64 s.d. 66
#6

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-67 s.d. 68
#7

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-68 s.d. 69
#8

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-69 s.d. 72
#9

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-74 s.d. 76
#10

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-84 s.d. 89
#11

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-104 s.d. 107
#12

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-119 s.d. 121
#13

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-133 s.d. 135
#14

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 153
#15

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-159 s.d. 161
#16

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-164 s.d. 168
#17

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-180 s.d. 181
#18

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-186 s.d. 191
#19

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-199 s.d. 203
#20

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-213 s.d. 216
#21

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-219 s.d. 220
#22

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-236 s.d. 240
#23

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-251 s.d. 254
#24

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-261 s.d. 264
#25

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-267 s.d. 271
#26

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-278 s.d. 280
#27

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-287 s.d. 292
#28

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-294 s.d. 296
#29

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-301 s.d. 302
#30

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-320 s.d. 325