An-Nisa (Surah 4), Ayat 25
Hebat! Ditemukan 51 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-4 s.d. 9Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-25 s.d. 28Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 45Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-45 s.d. 48Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 67Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 78Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-85 s.d. 90Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-107 s.d. 108Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-112 s.d. 117Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 121Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-125 s.d. 126Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-133 s.d. 134Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-144 s.d. 145Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-174 s.d. 175Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 183Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 194Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-195 s.d. 198Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-202 s.d. 206Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-206 s.d. 207Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-207 s.d. 210Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-215 s.d. 218Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-236 s.d. 239Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-250 s.d. 253Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-263 s.d. 266Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-269 s.d. 270Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-290 s.d. 291Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-305 s.d. 306Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 311Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-312 s.d. 316Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-341 s.d. 345Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 351Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 361Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-382 s.d. 383Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 392Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-400 s.d. 403Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-421 s.d. 422Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-432 s.d. 433Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-441 s.d. 442Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-454 s.d. 455Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-474 s.d. 475Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-486 s.d. 489Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-496 s.d. 500Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-507 s.d. 509Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-515 s.d. 520Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-527 s.d. 528Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-541 s.d. 546Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-548 s.d. 549