TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 25

Hebat! Ditemukan 51 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَمَن لَّمْ يَسْتَطِعْ مِنكُمْ طَوْلًا أَن يَنكِحَ ٱلْمُحْصَنَـٰتِ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ فَمِن مَّا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُكُم مِّن فَتَيَـٰتِكُمُ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ۚ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِإِيمَـٰنِكُم ۚ بَعْضُكُم مِّنۢ بَعْضٍ ۚ فَٱنكِحُوهُنَّ بِإِذْنِ أَهْلِهِنَّ وَءَاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ مُحْصَنَـٰتٍ غَيْرَ مُسَـٰفِحَـٰتٍ وَلَا مُتَّخِذَٰتِ أَخْدَانٍ ۚ فَإِذَآ أُحْصِنَّ فَإِنْ أَتَيْنَ بِفَـٰحِشَةٍ فَعَلَيْهِنَّ نِصْفُ مَا عَلَى ٱلْمُحْصَنَـٰتِ مِنَ ٱلْعَذَابِ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ ٱلْعَنَتَ مِنكُمْ ۚ وَأَن تَصْبِرُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-4 s.d. 9
#2

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-25 s.d. 28
#3

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-41 s.d. 45
#4

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-45 s.d. 48
#5

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52
#6

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63
#7

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-66 s.d. 67
#8

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-77 s.d. 78
#9

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-85 s.d. 90
#10

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-107 s.d. 108
#11

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-112 s.d. 117
#12

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-117 s.d. 121
#13

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-125 s.d. 126
#14

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-133 s.d. 134
#15

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-144 s.d. 145
#16

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151
#17

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-174 s.d. 175
#18

Ikhfa Syafawi

Mim sukun bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-179 s.d. 183
#19

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-189 s.d. 194
#20

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-195 s.d. 198
#21

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-202 s.d. 206
#22

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-206 s.d. 207
#23

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-207 s.d. 210
#24

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-215 s.d. 218
#25

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-236 s.d. 239
#26

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-250 s.d. 253
#27

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-263 s.d. 266
#28

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-269 s.d. 270
#29

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-290 s.d. 291
#30

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-305 s.d. 306
#31

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-310 s.d. 311
#32

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-312 s.d. 316
#33

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330
#34

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-341 s.d. 345
#35

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-349 s.d. 351
#36

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-358 s.d. 361
#37

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-382 s.d. 383
#38

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-388 s.d. 392
#39

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-400 s.d. 403
#40

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-421 s.d. 422
#41

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-432 s.d. 433
#42

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-441 s.d. 442
#43

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-454 s.d. 455
#44

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-474 s.d. 475
#45

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-486 s.d. 489
#46

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-496 s.d. 500
#47

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-507 s.d. 509
#48

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-515 s.d. 520
#49

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-527 s.d. 528
#50

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-541 s.d. 546
#51

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-548 s.d. 549