An-Nisa (Surah 4), Ayat 29
Hebat! Ditemukan 22 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 48Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 50Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 58Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 66Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-72 s.d. 76Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-76 s.d. 77Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-81 s.d. 82Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 94Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 101Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-111 s.d. 112Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 123Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-127 s.d. 132Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-132 s.d. 135Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-146 s.d. 148Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 154Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-154 s.d. 156Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-159 s.d. 162Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-171 s.d. 174Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-175 s.d. 176