An-Nisa (Surah 4), Ayat 34
Hebat! Ditemukan 37 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-1 s.d. 2Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-16 s.d. 17Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 31Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 34Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-36 s.d. 38Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-55 s.d. 56Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 90Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-94 s.d. 96Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 102Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 107Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 120Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-129 s.d. 130Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 131Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-134 s.d. 135Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 140Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-145 s.d. 146Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-156 s.d. 157Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-161 s.d. 162Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-163 s.d. 168Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-190 s.d. 191Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-200 s.d. 201Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-204 s.d. 205Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-229 s.d. 232Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-248 s.d. 249Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 261Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-266 s.d. 267Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-281 s.d. 282Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-291 s.d. 294Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-323 s.d. 325Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-328 s.d. 330Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-339 s.d. 342Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-354 s.d. 357Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 359Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-378 s.d. 383