An-Nisa (Surah 4), Ayat 43
Hebat! Ditemukan 39 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-40 s.d. 42Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 49Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 51Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 58Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-58 s.d. 59Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 69Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-76 s.d. 77Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 101Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-174 s.d. 176Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 185Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-185 s.d. 188Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-188 s.d. 193Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-197 s.d. 200Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 229Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 242Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-245 s.d. 250Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-253 s.d. 254Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 260Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-272 s.d. 273Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-282 s.d. 283Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 284Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-284 s.d. 287Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-289 s.d. 291Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-308 s.d. 310Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-313 s.d. 315Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-316 s.d. 320Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-324 s.d. 327Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-330 s.d. 332Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-339 s.d. 344Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 353Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-353 s.d. 354Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-361 s.d. 363Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-394 s.d. 397Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-398 s.d. 399