An-Nisa (Surah 4), Ayat 6
Hebat! Ditemukan 29 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 3Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-3 s.d. 5Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-10 s.d. 12Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-20 s.d. 21Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 34Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 50Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-53 s.d. 56Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-78 s.d. 83Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-95 s.d. 100Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-100 s.d. 101Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-101 s.d. 103Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-107 s.d. 109Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-109 s.d. 111Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-129 s.d. 130Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-154 s.d. 156Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 170Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 185Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-192 s.d. 194Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-199 s.d. 203Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-213 s.d. 218Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 241Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-251 s.d. 256Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-269 s.d. 270Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-318 s.d. 319Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 339Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363