An-Nisa (Surah 4), Ayat 77
Hebat! Ditemukan 36 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-18 s.d. 19Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 48Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 50Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-74 s.d. 76Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 78Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-78 s.d. 79Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 85Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-85 s.d. 86Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 99Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-100 s.d. 101Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-101 s.d. 102Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-107 s.d. 108Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-108 s.d. 109Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-116 s.d. 119Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 140Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 167Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-185 s.d. 186Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-186 s.d. 187Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 190Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-205 s.d. 206Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-233 s.d. 237Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 245Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-264 s.d. 266Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-279 s.d. 280Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-296 s.d. 298Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 312Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-317 s.d. 320Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 330Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-334 s.d. 338Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-345 s.d. 346Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 350Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-350 s.d. 351Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-366 s.d. 370Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-370 s.d. 371Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 393Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-398 s.d. 399