TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 92

Hebat! Ditemukan 35 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَن يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَـًٔا ۚ وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَـًٔا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَصَّدَّقُوا۟ ۚ فَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ ۖ وَإِن كَانَ مِن قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَـٰقٌ فَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ ۖ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-25 s.d. 29
#2

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-29 s.d. 31
#3

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-59 s.d. 64
#4

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-66 s.d. 70
#5

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-91 s.d. 96
#6

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-113 s.d. 118
#7

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-125 s.d. 129
#8

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-134 s.d. 139
#9

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-153 s.d. 156
#10

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-165 s.d. 167
#11

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-173 s.d. 175
#12

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-178 s.d. 182
#13

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-191 s.d. 193
#14

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-198 s.d. 202
#15

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-208 s.d. 212
#16

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-223 s.d. 228
#17

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-247 s.d. 251
#18

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-268 s.d. 273
#19

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-280 s.d. 284
#20

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-286 s.d. 290
#21

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-296 s.d. 300
#22

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-303 s.d. 307
#23

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-327 s.d. 332
#24

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-335 s.d. 336
#25

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-337 s.d. 341
#26

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-346 s.d. 351
#27

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-365 s.d. 368
#28

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-377 s.d. 378
#29

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-398 s.d. 403
#30

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-410 s.d. 414
#31

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-416 s.d. 421
#32

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-428 s.d. 430
#33

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-475 s.d. 480
#34

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-483 s.d. 484
#35

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-499 s.d. 500