TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Asy-Syura (Surah 42), Ayat 45

Hebat! Ditemukan 26 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَتَرَىٰهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَـٰشِعِينَ مِنَ ٱلذُّلِّ يَنظُرُونَ مِن طَرْفٍ خَفِىٍّ ۗ وَقَالَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ أَلَآ إِنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ فِى عَذَابٍ مُّقِيمٍ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-7 s.d. 8
#2

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-37 s.d. 38
#3

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52
#4

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53
#5

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-62 s.d. 65
#6

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-73 s.d. 77
#7

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-88 s.d. 92
#8

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 99
#9

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-115 s.d. 117
#10

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-117 s.d. 119
#11

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-122 s.d. 125
#12

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-126 s.d. 127
#13

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-131 s.d. 132
#14

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-140 s.d. 141
#15

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-156 s.d. 158
#16

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-158 s.d. 160
#17

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-163 s.d. 166
#18

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-194 s.d. 195
#19

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-201 s.d. 202
#20

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-211 s.d. 213
#21

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-216 s.d. 219
#22

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-220 s.d. 221
#23

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-221 s.d. 222
#24

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-225 s.d. 226
#25

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-244 s.d. 249
#26

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-251 s.d. 252