Muhammad (Surah 47), Ayat 4
Hebat! Ditemukan 31 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-18 s.d. 19Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 37Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 48Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-48 s.d. 49Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-63 s.d. 66Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 73Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-80 s.d. 83Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 101Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-102 s.d. 103Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 120Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 128Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-126 s.d. 131Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 144Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 152Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-195 s.d. 196Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-212 s.d. 214Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-217 s.d. 218Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 228Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-228 s.d. 231Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 250Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-252 s.d. 257Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-259 s.d. 261Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-265 s.d. 267Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-276 s.d. 280Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 289Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-289 s.d. 290Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-306 s.d. 308Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-321 s.d. 322Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 337Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 350