Al-Hujurat (Surah 49), Ayat 11
Hebat! Ditemukan 37 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 57Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 61Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-70 s.d. 73Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-76 s.d. 80Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 88Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-94 s.d. 100Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 119Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-120 s.d. 125Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-125 s.d. 130Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-132 s.d. 134Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 144Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-147 s.d. 151Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-153 s.d. 156Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 168Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-172 s.d. 175Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-190 s.d. 192Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-192 s.d. 194Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-197 s.d. 200Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-223 s.d. 225Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-228 s.d. 229Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 238Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-248 s.d. 249Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-251 s.d. 252Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-257 s.d. 258Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-275 s.d. 276Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 284Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-291 s.d. 296Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-303 s.d. 305Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 312Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-314 s.d. 316Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 327Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-327 s.d. 328Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-331 s.d. 332Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-336 s.d. 337