Al-Maidah (Surah 5), Ayat 110
Hebat! Ditemukan 44 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 12Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 32Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-44 s.d. 45Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 83Idgham Mutajanisain
Peleburan dua huruf yang makhrajnya sama, tetapi sifatnya berbeda.
Posisi Karakter: ke-102 s.d. 103Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 118Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-137 s.d. 138Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-138 s.d. 139Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 142Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-167 s.d. 172Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 190Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-196 s.d. 197Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-202 s.d. 203Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-216 s.d. 217Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-217 s.d. 218Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 227Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-232 s.d. 233Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-237 s.d. 240Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-265 s.d. 266Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-266 s.d. 267Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 287Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-287 s.d. 288Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 313Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-338 s.d. 343Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-356 s.d. 358Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 364Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-377 s.d. 378Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-382 s.d. 384Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-415 s.d. 416Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-457 s.d. 459Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-466 s.d. 468Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-476 s.d. 479Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-493 s.d. 497Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-497 s.d. 498Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-507 s.d. 508Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-519 s.d. 520Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-536 s.d. 538Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-555 s.d. 556Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-558 s.d. 560Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-573 s.d. 578Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-580 s.d. 581