Al-Maidah (Surah 5), Ayat 2
Hebat! Ditemukan 50 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-46 s.d. 48Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-53 s.d. 55Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-60 s.d. 61Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-74 s.d. 75Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-75 s.d. 76Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 85Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-101 s.d. 102Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 108Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 118Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-124 s.d. 126Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-135 s.d. 137Mad Lazim
Mad yang dibaca enam harakat.
Posisi Karakter: ke-140 s.d. 142Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-142 s.d. 145Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-149 s.d. 150Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-159 s.d. 160Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-172 s.d. 174Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 193Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-193 s.d. 198Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-214 s.d. 215Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-216 s.d. 221Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-240 s.d. 241Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 251Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-260 s.d. 262Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-266 s.d. 269Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-294 s.d. 298Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-312 s.d. 313Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-324 s.d. 325Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 341Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 350Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 365Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-372 s.d. 373Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-383 s.d. 384Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-384 s.d. 385Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 390Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-411 s.d. 413Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-420 s.d. 421Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-432 s.d. 433Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-437 s.d. 439Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-441 s.d. 442Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-447 s.d. 448Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-454 s.d. 456Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-457 s.d. 458Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-467 s.d. 470Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-471 s.d. 472Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-487 s.d. 488Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-494 s.d. 495Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-495 s.d. 496