TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Maidah (Surah 5), Ayat 95

Hebat! Ditemukan 44 warna hukum tajwid pada ayat ini.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَقْتُلُوا۟ ٱلصَّيْدَ وَأَنتُمْ حُرُمٌ ۚ وَمَن قَتَلَهُۥ مِنكُم مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآءٌ مِّثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ ٱلنَّعَمِ يَحْكُمُ بِهِۦ ذَوَا عَدْلٍ مِّنكُمْ هَدْيًۢا بَـٰلِغَ ٱلْكَعْبَةِ أَوْ كَفَّـٰرَةٌ طَعَامُ مَسَـٰكِينَ أَوْ عَدْلُ ذَٰلِكَ صِيَامًا لِّيَذُوقَ وَبَالَ أَمْرِهِۦ ۗ عَفَا ٱللَّهُ عَمَّا سَلَفَ ۚ وَمَنْ عَادَ فَيَنتَقِمُ ٱللَّهُ مِنْهُ ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ ذُو ٱنتِقَامٍ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4
#2

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14
#3

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33
#4

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-40 s.d. 42
#5

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-47 s.d. 49
#6

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-50 s.d. 51
#7

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-51 s.d. 52
#8

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-64 s.d. 67
#9

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-75 s.d. 79
#10

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-81 s.d. 85
#11

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-91 s.d. 92
#12

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-95 s.d. 98
#13

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 103
#14

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-107 s.d. 110
#15

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-111 s.d. 116
#16

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-120 s.d. 122
#17

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-123 s.d. 128
#18

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-149 s.d. 150
#19

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151
#20

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-151 s.d. 154
#21

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-172 s.d. 173
#22

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-182 s.d. 184
#23

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-185 s.d. 190
#24

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-190 s.d. 193
#25

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-198 s.d. 200
#26

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-201 s.d. 206
#27

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208
#28

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-213 s.d. 214
#29

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-235 s.d. 236
#30

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-239 s.d. 243
#31

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-253 s.d. 254
#32

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-267 s.d. 269
#33

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-274 s.d. 275
#34

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-286 s.d. 292
#35

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-316 s.d. 317
#36

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-324 s.d. 325
#37

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-334 s.d. 337
#38

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-363 s.d. 366
#39

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372
#40

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-388 s.d. 389
#41

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-402 s.d. 406
#42

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-408 s.d. 409
#43

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-409 s.d. 412
#44

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-414 s.d. 415