An-Najm (Surah 53), Ayat 32
Hebat! Ditemukan 22 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-12 s.d. 14Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-28 s.d. 30Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-35 s.d. 36Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 48Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-54 s.d. 55Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 68Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-68 s.d. 69Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-79 s.d. 82Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-93 s.d. 94Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-99 s.d. 100Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 144Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-148 s.d. 153Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-156 s.d. 157Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-175 s.d. 178Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-185 s.d. 188Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-189 s.d. 193Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-205 s.d. 208Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-210 s.d. 211Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-231 s.d. 233Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-233 s.d. 235Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-238 s.d. 241Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-269 s.d. 270