Al-Hadid (Surah 57), Ayat 20
Hebat! Ditemukan 41 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 9Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-9 s.d. 11Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-14 s.d. 17Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-28 s.d. 29Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-33 s.d. 34Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-34 s.d. 35Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-49 s.d. 53Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-58 s.d. 62Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-68 s.d. 72Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-80 s.d. 84Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-104 s.d. 108Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-110 s.d. 111Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 120Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-125 s.d. 126Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-134 s.d. 135Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-184 s.d. 185Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-188 s.d. 191Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-219 s.d. 224Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-224 s.d. 227Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-240 s.d. 241Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 247Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-251 s.d. 252Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-270 s.d. 274Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-278 s.d. 282Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-291 s.d. 296Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-299 s.d. 300Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-315 s.d. 316Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-317 s.d. 321Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-325 s.d. 326Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-332 s.d. 333Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 338Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-338 s.d. 339Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-346 s.d. 348Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-360 s.d. 361Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-364 s.d. 365Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372