TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Hadid (Surah 57), Ayat 20

Hebat! Ditemukan 41 warna hukum tajwid pada ayat ini.

ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمًا ۖ وَفِى ٱلْـَٔاخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-7 s.d. 9
#2

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-9 s.d. 11
#3

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-14 s.d. 17
#4

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-21 s.d. 22
#5

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-28 s.d. 29
#6

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30
#7

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-33 s.d. 34
#8

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-34 s.d. 35
#9

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-49 s.d. 53
#10

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-58 s.d. 62
#11

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-68 s.d. 72
#12

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-80 s.d. 84
#13

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-104 s.d. 108
#14

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-110 s.d. 111
#15

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-119 s.d. 120
#16

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-125 s.d. 126
#17

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-134 s.d. 135
#18

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164
#19

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-184 s.d. 185
#20

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-188 s.d. 191
#21

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-207 s.d. 208
#22

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-219 s.d. 224
#23

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-224 s.d. 227
#24

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-240 s.d. 241
#25

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-242 s.d. 247
#26

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-251 s.d. 252
#27

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-270 s.d. 274
#28

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-278 s.d. 282
#29

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-291 s.d. 296
#30

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-299 s.d. 300
#31

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-315 s.d. 316
#32

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-317 s.d. 321
#33

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-325 s.d. 326
#34

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-332 s.d. 333
#35

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334
#36

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-337 s.d. 338
#37

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-338 s.d. 339
#38

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-346 s.d. 348
#39

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-360 s.d. 361
#40

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-364 s.d. 365
#41

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-371 s.d. 372