Al-Hasyr (Surah 59), Ayat 2
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-5 s.d. 6Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 13Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-23 s.d. 24Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-40 s.d. 42Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-55 s.d. 56Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-68 s.d. 72Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-74 s.d. 75Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 93Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-110 s.d. 113Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-118 s.d. 122Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-129 s.d. 131Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-136 s.d. 139Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 141Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 143Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-146 s.d. 149Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-151 s.d. 156Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-177 s.d. 182Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-185 s.d. 186Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-200 s.d. 201Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-206 s.d. 207Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 244Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-270 s.d. 271Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-271 s.d. 272Ikhfa Syafawi
Mim sukun bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-301 s.d. 305Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-327 s.d. 328Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-344 s.d. 345Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-354 s.d. 356Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-359 s.d. 361Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 365Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-369 s.d. 370Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-374 s.d. 376Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-378 s.d. 379