Al-Anam (Surah 6), Ayat 141
Hebat! Ditemukan 38 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 8Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 15Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-18 s.d. 21Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-26 s.d. 29Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 30Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 36Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-43 s.d. 44Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-45 s.d. 49Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-65 s.d. 66Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 71Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 72Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-72 s.d. 73Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-73 s.d. 76Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-83 s.d. 84Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 85Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 114Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 118Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-118 s.d. 119Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-132 s.d. 133Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-133 s.d. 134Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-137 s.d. 140Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-154 s.d. 159Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-172 s.d. 173Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-176 s.d. 180Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-183 s.d. 185Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-188 s.d. 192Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 200Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-205 s.d. 207Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-225 s.d. 227Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-235 s.d. 236Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-253 s.d. 254Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-269 s.d. 271Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-271 s.d. 273Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-276 s.d. 279Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-281 s.d. 282Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-295 s.d. 296Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-306 s.d. 307