Al-Anam (Surah 6), Ayat 144
Hebat! Ditemukan 31 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 8Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-17 s.d. 18Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-34 s.d. 35Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-44 s.d. 45Mad Lazim
Mad yang dibaca enam harakat.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 63Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-63 s.d. 64Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-89 s.d. 90Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-94 s.d. 97Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-106 s.d. 109Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-111 s.d. 112Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-142 s.d. 143Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-147 s.d. 150Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-164 s.d. 167Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-176 s.d. 178Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-192 s.d. 193Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 199Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-210 s.d. 211Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-233 s.d. 236Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-239 s.d. 240Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-255 s.d. 256Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-268 s.d. 274Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-282 s.d. 283Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 284Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-284 s.d. 287Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-309 s.d. 312Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-313 s.d. 314Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-333 s.d. 334Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-343 s.d. 344Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-344 s.d. 345Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-348 s.d. 349Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-353 s.d. 354