Al-Anam (Surah 6), Ayat 70
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 8Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-17 s.d. 18Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-26 s.d. 28Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-44 s.d. 49Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-54 s.d. 59Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-71 s.d. 72Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-78 s.d. 79Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-79 s.d. 80Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-83 s.d. 84Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-84 s.d. 85Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-108 s.d. 110Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 117Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-117 s.d. 119Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-129 s.d. 133Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 166Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-184 s.d. 188Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 202Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-204 s.d. 208Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-223 s.d. 225Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-226 s.d. 231Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-248 s.d. 250Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-253 s.d. 255Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-257 s.d. 259Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-264 s.d. 265Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-276 s.d. 278Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 285Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-299 s.d. 301Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-315 s.d. 320Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 333Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-347 s.d. 351Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 364Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-373 s.d. 374