Al-Anam (Surah 6), Ayat 91
Hebat! Ditemukan 34 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 15Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-16 s.d. 17Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 34Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-38 s.d. 40Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 54Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-57 s.d. 59Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 65Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-68 s.d. 69Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-88 s.d. 93Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-93 s.d. 97Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-100 s.d. 104Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 117Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-120 s.d. 121Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-127 s.d. 128Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-131 s.d. 132Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-141 s.d. 143Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-164 s.d. 169Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-172 s.d. 178Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-178 s.d. 179Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 182Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-188 s.d. 190Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-199 s.d. 200Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-214 s.d. 216Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 248Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-257 s.d. 262Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-277 s.d. 279Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-279 s.d. 281Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-284 s.d. 287Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-294 s.d. 296Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-302 s.d. 304Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-316 s.d. 317Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 329Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363