TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Mumtahanah (Surah 60), Ayat 10

Hebat! Ditemukan 47 warna hukum tajwid pada ayat ini.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا جَآءَكُمُ ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ مُهَـٰجِرَٰتٍ فَٱمْتَحِنُوهُنَّ ۖ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِإِيمَـٰنِهِنَّ ۖ فَإِنْ عَلِمْتُمُوهُنَّ مُؤْمِنَـٰتٍ فَلَا تَرْجِعُوهُنَّ إِلَى ٱلْكُفَّارِ ۖ لَا هُنَّ حِلٌّ لَّهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ ۖ وَءَاتُوهُم مَّآ أَنفَقُوا۟ ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَن تَنكِحُوهُنَّ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۚ وَلَا تُمْسِكُوا۟ بِعِصَمِ ٱلْكَوَافِرِ وَسْـَٔلُوا۟ مَآ أَنفَقْتُمْ وَلْيَسْـَٔلُوا۟ مَآ أَنفَقُوا۟ ۚ ذَٰلِكُمْ حُكْمُ ٱللَّهِ ۖ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4
#2

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14
#3

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-30 s.d. 32
#4

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-32 s.d. 34
#5

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-43 s.d. 45
#6

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-52 s.d. 53
#7

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-63 s.d. 64
#8

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-71 s.d. 72
#9

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-76 s.d. 77
#10

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-78 s.d. 82
#11

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-82 s.d. 83
#12

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-94 s.d. 97
#13

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 99
#14

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-122 s.d. 123
#15

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-127 s.d. 130
#16

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-151 s.d. 154
#17

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164
#18

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-165 s.d. 169
#19

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-184 s.d. 187
#20

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-194 s.d. 195
#21

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-212 s.d. 215
#22

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-220 s.d. 225
#23

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-256 s.d. 259
#24

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-270 s.d. 275
#25

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-275 s.d. 277
#26

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-280 s.d. 283
#27

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-286 s.d. 288
#28

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-316 s.d. 320
#29

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-320 s.d. 323
#30

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-328 s.d. 331
#31

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-336 s.d. 338
#32

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-353 s.d. 356
#33

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-366 s.d. 369
#34

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-385 s.d. 387
#35

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-397 s.d. 398
#36

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-420 s.d. 422
#37

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-425 s.d. 427
#38

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-430 s.d. 433
#39

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-433 s.d. 435
#40

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-454 s.d. 456
#41

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-459 s.d. 461
#42

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-464 s.d. 467
#43

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-470 s.d. 472
#44

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-475 s.d. 476
#45

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-490 s.d. 491
#46

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-520 s.d. 521
#47

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-540 s.d. 541