At-Tahrim (Surah 66), Ayat 8
Hebat! Ditemukan 31 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 4Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-13 s.d. 14Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-39 s.d. 41Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 43Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 51Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-65 s.d. 70Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-96 s.d. 100Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-110 s.d. 113Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-136 s.d. 138Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-149 s.d. 152Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 153Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-154 s.d. 158Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-158 s.d. 160Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-166 s.d. 170Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-178 s.d. 179Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-187 s.d. 188Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-210 s.d. 211Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-218 s.d. 219Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-219 s.d. 220Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 223Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-231 s.d. 232Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 251Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 259Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-308 s.d. 309Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-334 s.d. 336Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 364Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-375 s.d. 377Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-380 s.d. 383Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-404 s.d. 408Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411