Al-Araf (Surah 7), Ayat 160
Hebat! Ditemukan 34 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 12Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-17 s.d. 18Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-52 s.d. 57Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 69Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-82 s.d. 85Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-91 s.d. 92Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-101 s.d. 102Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 115Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-121 s.d. 122Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-139 s.d. 140Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-151 s.d. 152Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-153 s.d. 155Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 171Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-193 s.d. 198Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 200Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 225Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-260 s.d. 261Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-267 s.d. 268Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-275 s.d. 278Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-295 s.d. 296Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-300 s.d. 303Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-306 s.d. 307Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-307 s.d. 308Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-323 s.d. 325Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-328 s.d. 332Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 338Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-349 s.d. 351Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-353 s.d. 354Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-380 s.d. 381Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-383 s.d. 387Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-390 s.d. 392Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-392 s.d. 394Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-397 s.d. 400Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-415 s.d. 416