Al-Araf (Surah 7), Ayat 38
Hebat! Ditemukan 36 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-6 s.d. 7Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-7 s.d. 9Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-14 s.d. 16Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-19 s.d. 21Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-27 s.d. 31Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-31 s.d. 33Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-43 s.d. 47Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 49Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-53 s.d. 58Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 62Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 69Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-72 s.d. 73Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-77 s.d. 80Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-85 s.d. 86Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-86 s.d. 87Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-87 s.d. 90Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-114 s.d. 117Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-118 s.d. 123Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-145 s.d. 148Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-155 s.d. 156Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-165 s.d. 167Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 186Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-199 s.d. 200Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-213 s.d. 214Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 232Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-236 s.d. 238Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-272 s.d. 277Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-280 s.d. 286Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-289 s.d. 290Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-290 s.d. 291Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-291 s.d. 294Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 314Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-317 s.d. 321Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-323 s.d. 324Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 331Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-341 s.d. 342