Al-Araf (Surah 7), Ayat 43
Hebat! Ditemukan 25 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 34Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 45Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-45 s.d. 47Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-53 s.d. 57Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-66 s.d. 67Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-75 s.d. 76Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-87 s.d. 89Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-90 s.d. 91Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-108 s.d. 109Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-121 s.d. 122Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-130 s.d. 131Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-143 s.d. 146Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-167 s.d. 169Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-180 s.d. 181Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-185 s.d. 186Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-197 s.d. 199Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-202 s.d. 204Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 228Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 245Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-245 s.d. 247Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-250 s.d. 254Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-261 s.d. 262Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-266 s.d. 269Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-296 s.d. 299Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-310 s.d. 311